EventSaatnya Kembali ke Bali

Saatnya Kembali ke Bali

Pantai Melasti, di selatan Pulau Bali. Pantai ini telah menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan. Foto: Gede Cakranegara

Bali telah menjadi salah satu pusat wisata dunia. Semua orang dari belahan dunia  berbondong-bondong mengunjungi Pulau Dewata ini. Itu sebabnya, bersepeda sambil menikmati keindahan panorama Bali dan tradisi masyarakatnya merupakan impian semua pesepeda. Jelajah Bali Bike memberi kesempatan tersebut.

Engkun Kurnia alias Donkun, pesepeda asal Bandung mengaku sudah beberapa kali bersepeda di Bali. Bahkan, selama masa pendemi Covid-19, dirinya sekitar empat kali gowes di Bali baik mengikuti event maupun hanya sekedar berlibur.

Akan tetapi, dia tidak pernah bosan. Malah, selalu saja timbul keinginan pergi lagi ke Bali untuk bersepeda. “Suasana alam, panorama, kultur masyarakatnya telah menjadi magnet yang menggoda siapa pun agar kembali lagi ke Bali,” ujar Donkun.

Mulai menggeliat

Setelah dihantam pendemi Covid-19 selama dua tahun terakhir, kini Bali berangsur pulih. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mengungkapkan wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Bali selama Maret 2022 sebanyak 14.620 orang. Jumlah ini naik 11 kali lipat dibanding periode Februari 2022 hanya 1.310 orang.

Bahkan, data Angkasa Pura I menyebutkan, jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada 1 Mei 2022, misalnya, mencapai 4.049 orang. Mereka menggunakan 16 pesawat yang melakukan penerbangan regular. Sementara itu wisatawan domestic yang datang ke Bali pada hari yang sama sebanyak 12.865 orang.

Sementara itu, pada 4 Mei 2022, wisatawan asing yang masuk ke Bali sebanyak 2.083 orang, dan wisatawan domestik 12.424 orang. Keesokan harinya yakni 5 Mei 2022, jumlah wisatawan asing yang masuk langsung ke Bali sebanyak 3.477 orang. Wisatawan domestik 9.472 orang.

Keadaan ini memang belum pulih. Namun jika dibandingkan dengan kondisi selama pandemi Covid-19, setidaknya mulai membaik. Data BPS Bali menunjukkan, tahun 2021, wisatawan domestik yang mengunjungi Bali hanya 4.301.592 orang. Jumlah ini anjlok sekitar 50 persen dibanding tahun 2019 sebelum pendemi Covid-19 yang mencapai 10.545.039 orang. Sementara tahun 2020 juga cuma 4.596.157 wisatawan domestik. Terbanyak masuk dari Pulau Jawa, pada liburan Natal dan Tahun Baru yakni rata-rata 12.000 orang per hari.

Pantai Sanur merupakan salah satu destinasi wisatawan di Bali. Dari pantai dengan hamparan pasir yang luas ini bisa disaksikan matahari terbenam. Foto: Jannes Eudes Wawa

Wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali selama Januari-November 2021 jug hanya 51 orang. Jumlah ini turun tajam mencapai 99,99 persen dibanding periode yang sama tahun 2020 yang sebanyak 1.069.323 orang. Padahal, tahun 2019, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tercatat 6.275.210 orang.

Setelah melewati krisis akibat serangan wabah Covid-19, ekonomi dunia mulai berangsur pulih. Indonesia, termasuk salah satu negara yang mengalami pemulihan yang jauh lebih baik. Tahun 2021, misalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,9 persen. Untuk tahun 2022, Kementerian Keuangan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal berkisar 5,0 persen hingga 5,5 persen.

Salah satu sektor yang diandalkan untuk menggerakkan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 adalah pariwisata. Bali sebagai barometer pariwisata Indonesia menjadi lokomotifnya. Sejumlah kebijakan telah dilakukan pemerintah untuk mendorong sebanyak mungkin wisatawan mengunjungi Bali, antara lain membuka kembali kunjungan wisatawan mancanegara, termasuk meniadakan karantina bagi wisatawan yang sudah melakukan tiga kali vaksinasi.

Yudi Irawan, penyelenggara event di Bali mengatakan, selama dua bulan terakhir, mulai terselenggara banyak kegiatan, terutama luar ruang di Pulau Dewata. Ada touring sepeda, lomba lari, festival dan sejenisnya. Peserta dari luar Bali pun semakin banyak yang ikut. Hal ini menunjukkan suasana semakin kondusif.

“Semoga seiring dengan berkurangnya kasus Covid-19, penyelenggaraan event di Bali pun bertambah sehingga menarik semakin banyak orang, baik domestik maupun asing untuk terus berdatangan ke Bali. Hidup masyarakat di Bali hanya mengandalkan pariwisata. Kunci utamanya pada kunjungan wisatawan. Semakin banyak wisatawan yang datang, ekonomi Bali pun bisa bangkit Kembali,” tegas Yudi.

Hal serupa ditegas I Gede Cakranegara, pegiat wisata touring sepeda di Bali. Menurut dia, saat ini mulai ada permintaan wisatawan asing untuk bersepeda di Bali. “Tiap hari selalu ada bule yang membeli paket touring sepeda yang kami tawarkan. Ada yang gowes sehari. Ada yang dua hari, bahkan lebih. Yang ikut bukan hanya satu orang, tetapi juga pasangan suami-istri, dan ada pula kelompok kecil. Artinya, wisata Bali mulai bergerak lagi,” ujarnya.

Registrasi Jelajah Bali Bike 2022

Jelajah Bali

Pada 18-19 Juni 2022, hari Sabtu dan Minggu, Jelajah Bike, perusahaan penyelenggara event olahraga kembali menyelenggarakan perjalanan bersepeda di Pulau Bali. Touring bernama Jelajah Bali Bike itu melewati sejumlah tempat wisata yang menarik.

Hari pertama, rute perjalanan dimulai dari Sanur menuju Kintamani melalui Negari, Tembuku, dan Landih. Bersepeda melewati persawahan dan hutan bambu, lalu sekitar lima kilometer menjelang Kintamani akan melewati hutan pinus yang belakangan menjadi viral, sebab selalu menjadi pilihan orang untuk berswafoto.

Ini adalah salah satu jalur menuju Kintamani dari Sanur, Nusa Dua atau Kuta. Di jalur ini jarang dilewati kendaraan bermotor, tapi jalannya beraspal mulus. Ini akan menjadi jalur Jelajah Bali Bike pada 18 Juni 2022. Foto: Gede Cakranegara

Sebelum makan siang, pesepeda akan bergerak dari ketinggian 10 meter di atas permukaan laut menuju ke 1.370 mdpl dalam jarak 58 kilometer. Bahkan, dari kilometer (km) 49 pada 1.000 mdpl  hingga km 55,5 pada 1.370 mdpl akan dilakukan lomba khusus pesepeda roadbike dan sepeda lipat. Lomba itu dengan kategori putra dan putri tanpa pengelompokan usia.

“Saya sangat merekomendasikan jalur ini untuk dibikin lomba, terutama beberapa kilometer menjelang Kintamani. Tanjakannya menantang, jalurnya sepi dari lalu lintas kendaraan bermotor, suhu udaranya sangat kalem dan panoramanya pun luar biasa,” kata Gede Cakra.

Di Kintamani, pesepeda dapat menikmati keindahan panorama Danau Batur dan Gunung Batur. Bahkan, takkan terlewatkan menikmati kesejukan udara pegunungan. Dari Kintamani, perjalanan akan melewati wilayah Ubud dan Tegalalang yang cukup populer dengan persawahan.

Hari berikutnya, touring bergerak ke selatan dengan menyinggahi Pantai Melasti yang kini semakin popular di Bali. Daya tarik Pantai Melasti adalah wisatawan saat masuk harus melewati tebing batu kapur yang menjulang tinggi. Awalnya bukit kapur itu tidak berbentuk yang tidak memiliki akses jalan raya.

Sedangkan pantai indah berpasir putih dan lautnya yang biru nan jernih itu sulit dijangkau. Di laut, wisatawan bisa berenang, bermain di pasir, dan menyelam. Tidak ketinggalan menikmati matahari terbenam dan berswafoto. Banyak titik untuk swafoto.

Salah satu daya tarik di Pantai Melasti adalah hamparan bukit kapur yang telah dibelah dan ditata rapi. Ini menjadi kekuatan dan daya pikat bagi wisatawan. Foto” Gede Cakranegara.

Atas inisiatif warga setempat, bukit itu dibelah dan ditata menjadi tebing yang indah menawan seperti di Pantai Pendawa dan kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Dibangun juga akses jalan raya yang lebar dengan aspal yang mulus. Belakangan, Pantai Melasti telah menjadi ikon baru wisata di Bali. Berwisata ke Pulau Dewata tanpa mengunjungi Pantai Melasti sepertinya belum lengkap.

Selain itu, perjalanan juga akan melewati Pecatu, Uluwatu, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran dan Kuta. Touring ini diyakini akan memberikan kesan yang mendalam dan sulit terlupakan.

Bersepeda dua hari di Bali pasti menyenangkan. Terlebih lagi, bukan semata-mata berwisata dan berolahraga, tetapi juga menghidupkan ekonomi lokal yang babak belur dihantam pendemi Covid-19. Kehadiran kita mendorong masyarakat untuk menggiatkan ekonomi setempat. Tanpa sadar, kita telah ikut beramal dan memulihkan ekonomi nasional.

JANNES EUDES WAWA
Pegiat Touring Sepeda

Baca juga:

Lunasi Impian Gowes di Bali

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

EVENT KITA

TERKINI

TERPOPULER

ARTIKEL TERKAIT: