Waruwangi Bike Camp 2020
Waruwangi Bike Camp 2020

Waruwangi Bike Camp 2020 – Mari Bersepeda dan Kamping, Jelajah.bike – Selama wabah pendemi virus corona (Covid) 19 ini dunia sepeda menghadapi dua wajah yang bertolak belakang. Di satu sisi permintaan sepeda melonjak tajam. Toko sepeda diserbu pembeli. Harga sepeda meroket tinggi, tetapi semuanya laku terjual. Permintaan tak sebanding dengan persediaan.

Namun pada sisi lain aktivitas bersepeda masih terbatas. Pesepeda hanya bersepeda di sekitar kawasan permukiman, atau dari rumah menuju kantor dan sebaliknya. Sejak awal Agustus, beberapa komunitas mulai menggiatkan gowes terbatas dalam jarak yang pendek pula. Tetapi, event perjalanan (touring) sepeda sama sekali belum berjalan.

Banyak pesepeda berkali-kali menanyakan kepada kami, “Om, kapan kita touring lagi?” Ada lagi yang bilang begini, “Kalau di rumah terus, badan ini bisa melar lho! Om, jaga jarak itu mudah. Yang sulit itu jaga timbangan. Ayo bikin touring dong!”

Atas “gosokan” teman-teman itu, kami dari JELAJAH BIKE pun mulai mencari rute. Kriteria yang kami tentukan adalah lokasinya tidak jauh dari Jakarta. Tempatnya menarik, terutama untuk swafoto, udaranya segar, hawa sejuk, dan memiliki akses jalan yang baik.
Setelah dicari sana-sini akhirnya diputuskan kawasan Wisata Agro Bukit Waruwangi sebagai pilihan. Semua kriteria terpenuhi. Lokasinya di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Jaraknya sekitar 110 kilometer dari BSD City.

Wisata Agro Bukit Waruwangi dikelola secara profesional oleh perusahaan swasta sehingga bersih, hijau dan tertata bagus. Di dalamnya tersedia pula pusat pemeliharaan sapi dan rusa timor. Ada pula fasilitas kolam renang, penginapan dan kamping. Terbentang pula padang rumput yang sangat luas untuk kegiatan luar ruang. Wisata Agro Bukit Waruwangi masih menjadi bagian dari kawasan Wisata Umbul Sido Mukti di Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kegiatan bernama WARUWANGI BIKE CAMP ini berlangsung dua hari dengan rute Hotel Santika ICE BSD City menuju Hutan Wisata Agro Bukit Waruwangi pergi pulang (pp). Total jarak sekitar 220 kilometer. Jalur yang dilewati umumnya jalan desa beraspal mulus dan jarang dilewati kendaraan bermotor.

Eforia bersepeda luar biasa dipicu keinginan untuk menjaga imunitas tubuh, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan yakni menjaga jarak. Semangat baik ini perlu dijaga dan dikelola agar terus bertahan lama, bahkan menjadi bagian dari kebiasaan hidup. Caranya, ikutlah touring sepeda. Kita bersepeda sekaligus berwisata. Meningkatkan imunitas sekaligus memulihkan psikis, dan menggerakkan ekonomi lokal. Tetapi tetap taat protocol Covid-19. Ayo daftarkan diri, Kuota terbatas. (JANNES EUDES WAWA)

DAFTAR DI SINI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here